Sabtu, 14 September 2013

Bahan Ajar Globalisasi, Mata Pelajaran PKn , Kelas 9





































BAB 3.
DAMPAK GLOBALISASI DALAM KEHIDUPAN


STANDAR KOMPETENSI    :
3      Memahami dampak Globalisasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

KOMPETENSI DASAR         :
3.1  Menjelaskan pengertian dan pentingnya globalisasi bagi bangsa Indonesia.
3.2  Mendeskripsikan politik luar negeri dalam hubungan internasional di era global.
3.3  Mendeskripsikan dampak globalisasi terhadap kehidupan bermasyarakat.
3.4  Menentukan sikap terhadap dampak globalisasi.
ALOKASI WAKTU                :
14  Jam pelajaran ( 7 kali pertemuan )
Dilaksanakan pada pertemuan ke-1 sampai dengan ke 7.
INDIKATOR PENCAPAIAN HASIL BELAJAR :
            Setelah mempelajari bab ini diharapkan siswa mampu memahami pengaruh dan menyikapi mampu globalisasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam bab ini siswa  akan memperoleh informasi  baik melalui tayangan gambar maupun melalui uraian  tentang :
  1. Makna globalisasi.
  2. Hubungan internasional dan politik luar negeri Indonesia di era global.
  3. Dampak globalisasi bagi masyarakat, bangsa dan negara.
  4. Menyikapi dampak globalisasi.












Pertemuan ke 1.
GLOBALISASI
DALAM BERBAGAI aspek KEHIDUPAN
            Coba sejenak kita ingat kembali kejadian gempa bumi yang melanda daerah kita Sumatera Barat khususnya kota Padang dan Pariaman dan sekitarnya pada tanggal 30 september 2009 yang baru lalu.Dalam waktu yang singkat berita tersebut tersebar keseluruh penjuru dunia.Sehingga mengundang para relawan dunia untuk ikut ambil bagian dalam upaya meringankan penderitaan bagi warga yang tertimpa musibah. Pemilihan ratu sejagat,  pertandingan sepak bola atau olympiade sains dan olah raga, dapat dengan mudah kita tonton melalui layar kaca dirumah kita masing-masing. Seolah dunia dapat masuk melalui jendela dan pintu rumah kita dengan leluasa. Dengan telepon genggam kita bisa berkomonikasi dengan saudara  dan teman kita di luar negeri. Bahkan alat ini semakin canggih dengan adanya trend yang sedang melanda baik dikalangan kaum muda maupun kaum tua, karena dengan telepon genggam ini pula kamu dapat berkomonikasi dengan cara yang di sebut E-Mail dan Face-Book istilahnya.
            Dari warung internet atau istilah lain yang lebih modern disebut cafe internet dan nama lainya, kita bisa mengakses berbagai informasi terkini di seluruh dunia. Dunia menjadi kian sempit  , jarak bukan lagi menjadi penghalang   untuk kita sampai pada suatu tempat dengan singkat. Barang, uang dan jasa dapat bergulir dan berpindah dari suatu tempat ketempat lain dengan mudah dan cepat, rekayasa teknologi disegala bidang hampir setiap hari kita temukan diberbagai penjuru dunia. Baik teknologi yang berdampak positif maupun teknologi yang bila salah dalam pemanfaatannya akan membawa petaka bagi manusia , di temukan secara inovatif oleh orang diberbagai belahan penjuru dunia. Ini merupakan kenyataan bukan mimpi belaka.
A.Makna Gobalisasi .
1.Pengertian Globalisasi
            Istilah globalisasi berasal dari kata Globe (peta dunia yang berbentuk bola  dari kata ini kemudian muncul istilah global  yang artinya meliputi seluruh dunia) dan selanjutnya menjadi istilah globalisasi yang bermakna sebuah proses mendunia. Atau proses terbentuknya tatanan , aturan, dan sistim yang berlaku bagi bangsa  - bangsa diseluruh dunia. Globalisasi membuat dunia menjadi tanpa batas dan berlaku bagi semua bidang kehidupan seperti politik, ekonomi, sosial dan budaya.
2.Proses Globalisasi
            Awal gerakan globalisasi dimulai sejak zaman nabi Musa beberapa abad yang lalu. Yakni ketika Nabi Musa berusaha memperjuangkan kaumnya untuk terlepas dari perbudakan yang dilakukan oleh bangsa Firaun di Mesir Kuno. Kemudian pada abad pertengahan sampai pada generasi berikutnya melahirkan apa yang disebut dengan Universal Declaration of Human Rights. Sementara itu gagasan tentang globalisasi dibidang demokrasi  atau di bidang politik juga telah ada yaitu pada masa Yunani kuno, yang di promotori oleh Aristoteles dan Polybius dengan memperkenalkan teorinya dan menerapkannya  di negara – negara kota ( polis-polis ) Yunani.
            Globalisasi juga sering digambarkan sebagai suatu “ proses penyatuan seluruh warga dunia menjadi suatu kelompok masyarakat global”.  Namun hal ini tidaklah  mungkin , karena nilai – nilai sosial, ekonomi, dan budaya sangat jauh berbeda. Maka di era global penyatuan yang menjadi cita – cita itu hanyalah penyatuan yang bersifat semu. Karena pada kenyataannya setiap bangsa dan setiap negara memiliki tatanan nilai dan budaya yang berbeda-beda.
            Didukung oleh teknologi yang sangat canggih, terutamanya teknologi komonikasi , proses globalisasi berdampak sangat kompleks , ini dialami oleh negara – negara di dunia tanpa terkecuali indonesia. Berbagai barang dan informasi dengan berbagai tingkatan kualitas tersedia untuk dikonsumsi. Dampaknya adalah terjadi berbagai perubahan terhadap tatanan pola pikir, sikap dan pola tingkah laku manusia dapat diubah dengan mudah.dan selanjutnya akan menjalar pada perubahan tatanana hubungan kekeluargaan, kemasyarakatan, kebangsaan dan sistim budaya bangsa. Terjadi pergeseran nilai-nilai didalam masyarakat, sebagaiman yang sedang terjadi di indonesia.
3. Makna Globalisasi Bagi Bangsa Indonesia.
            Globalisasi bukan hanya tantangan bagi kita akan tetapi juga merupakan peluang bagi bangsa kita untuk menjadi lebih maju dan mampu sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Globalisasi nejadikan batas – batas politik , ekonomi, antar bangsa menjadi samar, hubungan antar bangsa menjadi transparan. Globalisasi juga berdampak sangat luas terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
            Dibidang kebudayaan, bahasa inggris dan bahasa jepang, menjadi menjadi bahasa yang universal. Namun bahas ibu atau bahasa daerah harus tetap dilestarikan, dan bahasa indonesia menjadi semakin penting. Para ahli menyatakan salah satunya adalah Naisbitt , bahwa semakin kita menjadi universal , semakin tumbuh pula sikap kesukuan ( primodialisme ).  Globalisasi juga semakin menumbuhkan sikap untuk melestarikan dan memperkuat jati diri atau identitas bangsa. Disatu sisi globalisasi menjadikan orang di berbagai penjuru dunia untuk bersatu namun disisi lain globalisasi juga menumbuhkan rasa kebangsaan yang berlebihan ( chauvinistis ).
            Era globalisasi ekonomi, indonesia terkena dampaknya dengan harus mengikuti liberalisasi perdagangan, karena bila kebijakan ini tidak diikuti oleh pemerintah indonesia maka embargo ekonomi adalah tantangan yang akan kita terima. Hal ini tentunya akan merugikan bangsa indonesia yang masih sangat tergantung dengan produk – produk impor, investasi, utang serta bantuan luar negeri.
Bagi bangsia indonesia  yang terpenting dalam menghadapi era globalisasi ternyata menjadikan bangsa kita bergiat untuk mulai menata diri untuk dapat  menjadi bangsa yang fleksibel, mampu dan bersedia untuk menjadi kreatif dan inovatif, mampu menguasai hal-hal yang serba berubah dengan cepat, tertarik dan siap untuk belajar seumur hidup, memiliki kepekaan sosial dan kemampuan berkomonikasi sesuai dengan tuntutan zaman,mampu bekerja dalam tim, mampu menyiapkan internasionlisasi pasaran kerjakerja melalui pengertian bermacam-macam budaya,cakap, trampil dan profesional sebagaiman yang dikemukakan oleh Ulrich Teicher. Hanya dengan mengasah dan melatih serta menambah ilmu pengetahuanlah bangsa ini mampu menghadapi era global dengan dengan sukses.












KEGIATAN DISKUSI :
MENGAKSES PER BANKAN LEWAT UJUNG JARI
          Perkembangan teknologi telekomonikasi dan informasi kini memungkinkan orang bisa melakukan berbagai hal dari ponselnya.Fungsinya menjadi bukan sekedar alat telekomonikasi . salah sau yang dapat dilakukan dengan alat ini adalah melakukan transaksi perbankan kapanpun dan dimanapun. Bagi yang mudik atau pulang kampung bisa saja melakukan transaksi selama di perjalanan.
            Dahulu bila orang hendak melakukan transaksi perbankan seperti mengecek saldo, membayar tagihan atau rekening hingga transfer uang harus meluangkan waktu untuk antre di loket bank. Tentunya ini akan menyita waktu , apalagi bila jarak bank dengan domisili sangat jauhditambah lagi dengan adanya antrean  banyak nasabah yang menunggu giliran.
            Ketika teknologi ATM diperkenalkan orang juga masih harus antre , karena ATM juga berfungsi sama dapat digunakan sebagai  alat pembayaran berbagai tagihan.. Saat ini layanan SMS Banking telah mampu menjawab semua kendala diatas.Dapat dilakukan kapan dan dimanapun tanpa harus mendatangi kantor Bank. Syaratnya adalah seluler  tersebut berada pada jangkauan BTS ( Base Transeiver Station ).
            Ponsel adalah perangkat yang sudah menjadi kebutuhan pokok bagi sebahagian besar manusia di dunia, untuk indonesia penggunanya selalu meningkat mencapai 30 % pertahun. Berbagai layanan dapat ditawarkan melalui alat ini.

TUGAS KELOMPOK.
PETUNJUK :
Bacalah artikel diatas dan diskusikan dengan beberapa temanmu , kemudian berikan jawaban beberapa pertanyaan dibawah ini dengan jelas pada selembar kertas yang telah disediakan, selanjutkan prentasikan didepan kelas jawaban kelompokmu masing-masing.
Pertanyaan :
  1. Setelah membaca artikel diatas menurut siswa apa yang dimaksud dengan globalisasi...?.
  2. Menurut siswa manfaat apa yang dapat dinikmati dengan menggunakan ponsel ...?
  3. Menghadapi berbagai perubahan kemajuan teknologi, sikap apa yang bisa dilakukan oleh pelajar...?
  4. Melihat perkembangan pengguna ponsel di indonesia, sebaiknya langkah –langkah apa yang perlu dilakukan bila ingin memanfaatkan globalisasi menjadi lebih bedampak nilai  ekonomis bagi bangsa indonesia...
  
PERTEMUAN 2
B.DAMPAK GLOBALISASI BAGI BANGSA INDONESIA.
            Untuk menghadapi globalisasi yang berdampak negatif dan positif membutuhkan komitmen dan prinsip moral yang kuat. Untuk itu beberapa sifat  yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam mengahadapi era global  idealnya bangsa indonesia memiliki beberapa sifat tersebut seperti  :
1)    Mamapu meningkatkan produktifitas kerja.
2)    Memiliki kemampuan berfikir kritis dan inovatif.
3)    Memiliki ilmu dasar yang luas dan ketrampilan kerja yang tinggi.
4)    Kesiapan untuk melanjutkan belajar dan meningkatkan kemampuan secara berkelanjutan.
5)    Fleksibel dan adaptif.
6)    Moralitas yang bersumber pada nilai-nilai agama yang kuat dan baik untuk diyakini.
Globalisasi juga membawa akibat bagi bangsa indonesia yang multi etnis dan multibudaya, akan membawa ancaman pada keutuhan bangsa dan negara. Tantangan yang paling kuat adalah tekanan yang datang dari luar negeri dalam wujud ekonomi, politik, maupun budaya. Sampai saat ini bangsa indonesia  masih sangat tergantung dengan kekuatan negara asing dibidang ekonomi.
Akibat dari ketergantungan kita pada ekonomi asing kadang membawa dampak pada ketergantungan pada bidang politik. Pengaruh budaya asing atau kultur asing yang diperdengarkan dan dipertontonkan dalam bentuk tayangan musik dan film asing, yang menjadi faforit kaum muda di indonesia, juga dapat membahayakan keutuhan bangsa. Gaya hidup yang dianut oleh kaum muda yang merupakan gambaran gaya hidup masyarakat global juga berdampak pada lunturnya nilai-nilai tradisional yang ada. Apalagi Mass Media dengan gencarnya mempromosikan gaya hidup global ini dengan sangat transparan. Kemajuan .Mass Media yang menayangkan  budaya global , sangat sulit ditolak, dan sangat efektif menjadi alat dalam menghancurkan budaya dan nilai- nilai yang dipegang oelh warga masyarakat.
Globalisasi bagi indonesia merupakan era untuk tetap  waspada, apalagi dibidang budata , ekonomi dan perdagangan, karena melalui jalur ini,  interaksi perdagangan ternyata membawa dampak munculnya berbagai penyakit yang dahulunya tidak di kenal oleh bangsa indonesia. Sekaligus negara indonesia menjadi kebanjiran barang-barang produk luar negeri. Namun globalisasi juga mendorong bangsa indonesia untuk selalu meningkatkan kemajuan di segala bidang, terutamanya iptek.
Globalisasi juga mengakibatkan pasar-pasar tradisional menjadi tersingkir, dan semakin tergusur, digantikan dengan pasar-pasar modern. Namun disisi lain terjadi perubahan cara pelayanan dalam menawarkan barang dan jasa, pasar tradisional juga berbenah diri dalam upaya mengimbangi tumbuhnya pasar modern. Contohnya dengan penataan yang lebih berfariatif serta memperhatikan masalah higenis, dan  penataan manajemennya.
Tantangan yang paling membahayakan adalah berupa munculnya berbagai kecendrungan , menguatnya berbagai kelompok berdasarkan etnis ( suku ) di masyarakat. Bila hal ini tidak disikapi dengan bijaksana, maka bisa saja “ Sumpah Pemuda “, Satu Nusa Satu Bangsa “ dan “Satu Bahasa” hanya jadi catatan sejarah saja. Karena ada kecendrungan akhir – akhir ini  di berbagai daerah di indonesia yang merasa tidak puas dengan kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat. Dengan mudahnya kelompok masyarakatini  mengancam untuk “merdeka” lepas dari NKRI.
Demikianlah pengertian dan makna globalisasi bagi bangsa indonesia, kesemuanya harus disikapi dengan bijaksana, tetap menjadikan nilai nilai pancasila sebagai pijakan dan petunjuk dalam rangka menyikapinya , sehingga globalisasi dapat dilalui dan dimaknai dengan makna yang positif. Tetap tegak dengan kokoh pada akar keyakinan dan budaya yang dikenal luhur. Globalisasi mau tidak mau mengharuskan adanya pergeseran cara berfikir, pergeseran cara perilaku, namun tidak harus menjadikan suatu bangsa kehilangan jati diri.








KEGIATAN PERTEMUAN 3

GLOBALISASI PERDAGANGAN, GLOBALISASI PENYAKIT
          Globalisasi dalam skala deras mulai bergulir sejak diluncurkannya berbagai perundingan perdagangan di bawah General Agreement on Tariffs and Trade ( GATT ), dan kemudian World Trade Organisation (WTO ) , dampaknya adalah membuat lancar arus barang , jasa modal bahkan mobilisasi hewan dan manusia. Selain positif serta negatif , dampaknya terhadap dunia perekonomian  dan sosial yang diakibatkan sebagai konsekuensi dari globalisasi ternyata  resiko penyebaran penyakit dari satu wilayah ke wilayah yang lain , atau dari satu benua kebenua yang lain juga sangat memungkinkan.
            Penyebaran firus folio, sindrome pernafasan akut parah (SARS ), AIDS,  cikunguknya dan flu babi , adalah berbagai penyakit yang dulunya tidak ditemui atau sudah lama hilang kini muncul kembali di indonesia, bahkan  menjadi mewabah di berbagai derah di negara kita. Ada yang melalui kontak antar manusia, tumbuhan, makanan, bahkan bulu binatang. Dirjen pemberantasan penyakit menular dan penyehatan lingkungan mengatakan, bahwa dari pemeriksaan terhadap isolat firus folio di Sukabumi di ketahui bahwa firus tersebut sama dengan yang ditemukan di Arab Saudi. Sementara Arab Saudi sendiri mengakui bahwa firus tersebut berasal dari Sudan Afrika Barat yang dibawa oleh jemaah Haji ke Arab Saudi.
            Dugaan sementar masuknya firus tersebut ke Indonesia adalah dibawa oleh para TKI yang bekerja di Arab. Atau mungkin oleh jemaah Haji di Arab Saudi. Bahkan WHO mengatakan bahwa secara genetis firus folio Sukabumi mirip dengan yang muncul di Nigeria. Firus yang sama yang muncul di Sudan juga merupakan firus yang berasal dari Nigeria, sebab Sudan sudah dinyatakan bebas folio sejak tahun 2001.  Masuknya firus ini ke Indonesia boleh jadi melalui TKI , atau bangsa afrika yang sering mondar-mandir ke Indonesia.Firus lain yang tak kalah berbahaya adalah penyakit Antracea, atau penyakit mulut dan kuku . Firus ini pernah menjadi berita dan disikapi secara berlebihan oleh berbagai negara. Penyebaran yang cepat dan daya rusak yang dahsyat menyebabkan virus ini dapat dimanfaatkan oleh terorisme sebagai senjata biologis. Yang mampu membuat sebuah negara sekuat apapun bertekuk lutut.
Penularannya bisa terjadi tanpa disengaja dan menyebar melalui impor daging atau  rhewan hidup. Sekali menyebar, dampaknya luar biasa. Bisa berakibat bencana besar di bidang ekonomi ( ekspor ternak dan daging di tolak, atau bahkan harus memusnahkan jutaan hewan ternak ). Bahkan citra bangsa menjadi hancur dimata dunia internasional. Sekat batas wilayah kedaulatan negara yang lumer akibat globalisasi membuat dunia semakin tidak aman dari resiko penyebaran penyakit.
(Sumber Kompas dengan perubahan 24 Mei 2005 )


TUGAS KELOMPOK :
Petujuk :
1)    Setelah membaca wacana tersebut dan memahaminya jawablah beberapa pertanyaan di bawah ini dengan argumen yang tepat.
2)    Tuliskan jawaban pada selembar kertas dan presentasikan hasil diskusi.
Pertanyaan :
  1. Dari artikel tersebut dapatkah siswa paparkan apa saja bentuk-bentuk globalisasi…?
  2. Menurut siswa adakah kemungkinan cara lain yang dapat menyebabkan berpindahnya berbagai firus dari satu negara ke negara lain selain yang telah dipaparkan di dalam artikel…?
  3. Menurut siswa bagaimana caranya bangsa indonesia mampu membendung berbagai firus yang kemungkinan mengancam bangsa ini dengan berbagai cara yang ada…?
  4. Apa yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah mengahadapi berbagai ancaman akibat globalisasi perdagangan…?










KEGIATAN PERTEMUAN 4

GELIAT RANDAI DITENGAH HINGAR BINGAR KESENIAN GLOBAL
            Konon kabarnya kesenian randai pertama kali dimainkan oleh masyarakat Pariangan Kabupaten Tanah Datar. Hal ini dilakukan ketika  mereka berhasil menangkap seekor rusa yang keluar dari laut. Biasanya randai di mainkan pada saat perayaan pesta perkawinan,pengangkatan penghulu, atau pada hari besar agama tertentu.
            Pemda Sumatera Barat mengemas Kesenian Randai ini sebagai “ Icon “ Sumatera Barat untuk menarik wisatawan. Kesenian ini sendiri sudah dipentaskan di beberapa daerah di Nusantara bahkan ke beberapa penjuru dunia. Dahsyatnya randai versi Inggris juga pernah dipentaskan oleh sekelompok mahasiswa di Universitas Hawai.
            Namun ironisnya  ditempat asalnya sendiri, Sumatera Barat, randai menjadi kesenian yang asing   bagi generasi mudanya. Padahal kesenian ini adalah kesenian yang unik, karena menggabungkan beragam kesenian menjadi satu pementasan yang utuh. Dalam kesenian randai sangat kental budaya melayunya, bahkan tarian yang mengiringi kesenian inipun sangat khas. Budaya masyarakat Minangkabau tercermin didalam kesenian ini. Namun entah kenapa generasi Minangkabau sangat asing dengan kesenian ini dan semakin lama semakin menjauh dari  berbagai kesenian daerahnya sendiri.

TUGAS MANDIRI
Petunjuk :
            Berikan pendapat siswa tentang fenomena yang sedang melanda generasi muda Minang Kabau menyikapi keseniannya sendiri dengan menjawab beberapa pertanyaan dibawah ini .
Pertanyaan :
  1. Menurut kamu apa yang dibicarakan dalam artikel ini…?
  2. Berikan alasan apa yang menjadi penyebab generasi muda Minang atau siswa enggan menggeluti kesenian Randai…?
  3. Menurut pendapatmu apa pengaruh globalisasi terhadap perkembangan kesenian daerah khususnya kesenian minang..?
  4. Coba paparkan apakah ada  pengaruh positif globalisasi terhadap kesenian randai khususnya dan kesenian daerah pada umumnya…



















Pertemuan 5
Politik luar negeri dan hubungan internasional di era global

          Globalisasi membawa konsekuensi ikutnya suatu bangsa  dalam percaturan dan hubungan dengan bangsa lain. Segala kebijakan dilakukan pemerintah dalam upaya mewujudkan tujuan nasional  yang tercantum didalam  Pembukaan UUD 1945 . di era globalisasi  saat ini kebijakan mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri adalah suatu upaya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat sekaligus meningkatkan devisa negara .Mewujudkan kepentingan nasional dengan cara atau strategi kerja sama baik dibidang ekonomi, politik, budaya dan sosial dengan bangsa lain didunia. Kerja sama ini yang kita kenal dengan hubungan politik negeri .Dalam paparan berikut ini akan siswa temukan berbagai pengertian yang berhubungan dengan politik luar negeri Indonesia di era global.
A.Pengertian Politik Luar Negeri.
          Banyak pengertian yang telah diungkapkan dan dirumuskan oleh ahli-ahli tata negara di dunia ini, yang membahas tentang pengertian politik luar negeri. . Politik luar negeri diartikan sebagai skema atau pola dari cara dan tujuan secara terbuka dan tersembunyi dalam aksi negara tertentu berhadapan dengan negara lain atau kelompok negara lain.Politik luar negeri adalah strategi dan taktik yang digunakan oleh suatu negara dalam hubungannya dengan negara-negara lain.  Dalam arti luas, politik luar negeri adalah pola perilaku yang digunakan oleh suatu negara dalam hubungannya dengan negara-negara lain.
Menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri Republik Indonesia (1984-1988), politik luarnegeri diartikan sebagai “suatu kebijaksanaan yang diambil oleh pemerintah dalam rangka hubungannyadengan dunia internasional dalam usaha untuk mencapaitujuan nasional”. Melalui politik luar negeri, pemerintah memproyeksikan kepentingan nasionalnya ke dalam          masyarakat antar bangsa.

Dari uraian di muka sesungguhnya dapat diketahui bahwa tujuan politik luar negeri adalah untuk mewujudkan kepentingan nasional. Tujuan tersebut memuat gambaran mengenai keadaan negara dimasa mendatang , serta kondisi masa depan yang diinginkan. Namun keputusan untuk menetapkan bentuk dan cara berhubungan dengan negara lain atau melakukan hubungan politik luar negeri Indonesia harus diawali dengan mempertimbangkan hal-hal baik factor internal dan eksternal bangsa ini.








B.Perkembangan Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia dari mada ke masa.

a. fase kemerdekaan (1945 ) sampai dengan 1997.

Sejarah Kelahiran Politik Luar Negeri Republik Indonesia yang Bebas Aktif diawali dengan terjadinya peristiawa internasional yang terjadi pada saat akhir menjelang bangsa Indonesia akan memproklamasikan kemerdekaannya. Peristiwi internasional yang terjadi adalah meletusnya Perang Dunia II pada tahun1 1939, antara dua blok kekuatan.   Kedua blok tersebut adalah negara-negara Poros dengan negara-negara Sekutu. Pada awal peperangan kemenangan selalu diraih oleh pihak negara-negara Poros. Bagian dari Perang Dunia II ini yang terjadi di Asia dikenal dengan sebutan Perang Asia Timur Raya atau Perang Pasifik.
Pada awalnya kemenangan Perang Asia Timur Raya ini ada di  pihak Jepang, sehingga dalam waktu yang sangat singkat Jepang dapat menguasai hampir seluruh wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Angkatan perang Amerika Serikat di bawah komando Jenderal Mc. Arthur dan Laksamana Chester Nimitz berhasil menggulung angkatan perang Jepang; sedangkan Laksamana Lord Louis Mountbatten menyerbu Birma dari Barat, dan Asia Tenggara. Dari Saipan dan Okinawa, angkatan udara Amerika Serikat membom kota-kota di Jepang.
Pada tanggal 6 Agustus1945 bom pertama dijatuhkan di kota Hiroshima,sedangkan bom kedua dijatuhkan di kota Nagasaki tanggal 9 Agustus 1945. Di antara kedua peristiwa pemboman tersebut Uni Soviet menyatakan perang terhadap Jepang,yaitu pada tanggal 8 Agustus 1945, akhirnya Jepang pada tanggal 15 Agustus 1945 menyatakan menyerah tanpa syarat kepada Sekutu.Berakhirlah Perang Asia Timur Raya.
Dengan menyerahnya Jepang kepada Sekutu, di Indonesia terjadi kekosongan kekuasan. Kesempatan ini digunakan oleh para pemimpin bangsa Indonesia untuk mempersiapkan lebih matang kemerdekaannya.Tepat pada tanggal 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia menyatakan diri sebagai bangsa yang merdeka. Sejak saat itu muncullah dua kekuatan raksasa dunia, yaitu Amerika Serikat dan Uni Soviet.Kedua kekuatan raksasa tersebut sering terjadi perselisihan pendapat. Perselisihan tersebut mencapai puncaknya setelah berakhirnya Perang Dunia II. Perkembangan hubungan kedua negara raksasa yang mewakili kedua blok yang ada dalam masa pasca perang dikenal dengan nama Perang Dingin.  Pembagian dunia yang seolah-olah hanya terdiri atas dua blok tersebut, masing-masing menuntut agar semua negara yang ada didunia menjatuhkan pilihannya kepada salah satu blok. Pilihan itu adalah demikian ketatnya, sehingga sikap tidak pro sudah dianggap anti, sedangkan sikap netral dikutuk.
Bagi pemerintah Indonesia pada awal kemerdekaan,menghadapi keadaan seperti itu masih dengan keraguan. Meskipun amanat alinea I dan alineIV Pembukaan UUD 1945 cukup jelas, namun karena keadaan yang belum memungkinkan, maka belum mempunyai sikap yang tegas terhadap politik luar negeri dengan adanya dua blok besar tersebut.
.         Perkembangan selanjutnya, Pemerintah Republik Indonesia menghadapi berbagai kesulitan. PerundinganTiga Negara (KTN) dari PBB terputus, karena Belanda menolak usul Critchly Dubois; sementara oposisi dari Front Demokrasi Rakyat (FDR) - PKI yang dipimpin oleh Muso semakin menghebat. FDR-PKI mengusulkan,agar dalam meyikapi pertentangan antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet tersebut pihak Pemerintah RI memihak kepada Uni Soviet. Untuk menanggapi sikap FDR-PKI tersebut maka Wakil Presiden Mohammad Hatta yang waktu itu memimpin Kabinet Presidensil dalam memberikan keterangannya di depan Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat BP-KNIP) tanggal 2 September 1948 mengemukakan pernyataan yang merupakan penjelasan pertama tentang politik luar negeri Republik Indonesia, yaitu “Politik Bebas Aktif”. Mohammad Hatta mengemukakan : …… mestikah kita bangsa Indonesia, yang memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan negara kita, hanya harus memilih antara pro Rusia atau Pro Amerika? Apakah tak ada pendirian yang harus kita ambil dalam mengejar cita-cita kita?
Pemerintah berpendapat bahwa pendirian yang harus kita ambil ialah supaya kita jangan menjadi objek dalam pertarungan politik internasional, melainkan kita harus tetap menjadi subjek yang menentukan sikap kita sendiri, berhak memperjuangkan tujuan kita sendiri, yaitu Indonesia merdeka seluruhnya.
Selanjutnya Mohammad Hatta mengemukakan.... Perjuangan kita harus diperjuangkan di atas dasar semboyan kita yang lama : Percaya akan diri sendiri dan berjuang atas kesanggupan kita sendiri. Ini tidak berarti bahwa kita tidak akan mengambil keuntungan dari pergolakan politik internasional. Memang tiap-tiap politik untuk mencapai kedudukan negara yang kuat ialah mempergunakan pertentangan internasional yang ada itu untuk mencapai tujuan nasional. 

Politik luar negeri yang bebas dan aktif sebagaimanatelah dicanangkan oleh Mohammad Hatta dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia terus mengalami perkembangan, yaitu Kabinet Natsir pada bulan September 1950 memberi keterangan di depan Parlemen,dengan meninjau politik luar negeri dari segi pertentangan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet.
Dalam keterangan tersebut antara lain disebutkan: Antara dua kekuasaan yang timbul, telah muncul persaingan atas dasar pertentangan ideologi dan haluan yang semakin meruncing. Kedua belah pihak sedang mencari dan mendapatkan kawan atau sekutu, Dalam keadaan yang berbahaya itu Indonesia telah memutuskan untukmelaksanakan politik luar negeri yang bebas.  Dalam menjalankan politik yang bebas itu kepentingan rakyatlah yang menjadi pedomannya, di samping itu pemerintah akan berusaha untuk membantu tiap-tiap usaha untuk mengembalikan perdamaian dunia, tanpa jadi politik oportunis yang hanya didasarkan perhitungan laba dan membentuk golongan atau blok: Blok Barat dan Blok Timur.
Selanjutnya Kabinet Sukiman pada bulan Mei 1951 juga memberikan keterangan di muka parlemen,yang antara lain mengatakan : Politik luar negeri RI tetap berdasarkan Pancasila, pandangan hidup bangsa yang menghendaki perdamaian dunia. memelihara hubungan persahabatan dengan setiap bangsa. Pada bulan Mei 1952 Kabinet Wilopo juga menyatakan bahwa bentuk dari politik luar negeri Indonesia tidak memilih salah satu pihak untuk selamanya dengan mengikat diri kepada salah satu blok dalam pertentangan itu, dan tidak mengikat diri untuk selamanya; akan tidak campur tangan atau bersifat netral dalam tiap-tiap peristiwa yang terbit dari pertentangan antara dua kelompok negara besar.

b.  Politik Luar Negeri Bebas Aktif pada Masa Orde Baru.

Penegasan politik Luar Negeri Bebas-Aktif yang dituangkan di dalam Ketetapan MPR No.IV/MPR/1973 ditegaskan : Dalam bidang politik luar negeri yang bebas aktif diusahakan agar Indonesia terus dapat meningkatkan peranannya dalam memberikan sumbangannya untuk turut serta menciptakan perdamaian dunia yang abadi, adil dan sejahtera. Hal – hal yang diatur didalam nya adalah :
  1. Terus melaksanakan politik luar negeri yangbebas aktif dengan mengabdikannya kepada Kepentingan Nasional, khususnya pembangunan ekonomi.
  2. Mengambil langkah-langkah untuk memantapkan stabilitas wilayah Asia Tenggara dan Pasifik Barat Daya, sehingga memungkinkan negara-negara di wilayah ini mampu mengurus masa depannya sendiri melalui pengembangan ketahanan nasionalnya masing-masing, serta memperkuat wadah dan kerjasama antara negara-negara  Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara.
  3. Mengembangkan kerjasama untuk maksud - maksud damai dengan semua negara dan badanbadan internasional dan lebih meningkatkan peranannya dalam membantu bangsa-bangsa yang sedang memperjuangkan kemerdekaannya tanpa mengorbankan Kepentingan dan Kedaulatan Nasional.

c.Politik Luar Negeri Bebas Aktif di Era Reformasi

Sidang Umum MPR 1999 juga kembali mempertegas politik luar negeri Indonesia. Dalam ketetapan MPR No. IV/MPR/1999  sebagai berikut :
1)              Menegaskan arah politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan berorientasi pada kepentingan nasional
2)             Menitik beratkan pada solidaritas antar negara berkembang,
3)             Mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa,
4)              Menolak penjajahan dalam segala bentuk, serta meningkatkan kemandirian bangsa dan kerjasama internasional bagi kesejahteraan rakyat.
5)             Meningkatkan kualitas diplomasi guna mempercepat pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional,melalui kerjasama ekonomi regional maupun internasional dalam rangka stabilitas, kerjasama dan pembangunan kawasan.
6)             Meningkatkan kesiapan Indonesia dalam segala bidang untuk menghadapi perdagangan bebas, terutama dalam menyongsong pemberlakuan AFTA, APEC dan WTO.
7)             Memperluas perjanjian ekstradisi dengan negara negara sahabat serta memperlancar prosedur diplomatic dalam upaya melaksanakan ekstradisi bagi penyelesaian perkara pidana
8)              Meningkatkan kerjasama dalam segala bidang dengan negara tetangga yang berbatasan langsung dan kerjasama kawasan ASEAN untuk memelihara stabilitas pembangunan dan kesejahteraan.
Kebijakan Presiden SBY tentang politik luar negeri dinyatakan dengan ketegasannya terhadap kebijakan meningkatkan kerjasama internasional dan meningkatkan kualitas diplomasi Indonesia dalam rangka memperjuangkan kepentingan nasional. Prestasi Indonesia sejak 1 Januari 2007 menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, dimana tugas Republik Indonesia di Dewan Keamanan PBB adalah :
1)    Ketua Komite Sanksi Rwanda
2)   Komite kerja untuk pasukan penjaga perdamaian
3)   Ketua Komite penjatuhan sanksi untuk Sierra Leone
4)   Wakil Ketua enyelesaian konfik Sudan
5)   Wakil Ketua Komite penyelesaian konfik Konggo
6)    Wakil Kertua Komite penyelesaian konfik  Guinea Bissau


D. Penyimpangan pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia.

Dalam sepanjang perjalanan sejarahnya, ternyata politik luar negeri yang bebas aktif tersebut mengalami penyimpangan, yaitu pada masa pemerintah Orde lama (1960-1965). Pada masa tersebut Republik Indonesia semakin terikat pada blok komunis, sedangkan negara-negara blok Barat dimusuhi dan dicap sebagai “nekolim”, kolonialisme imperialisme gaya baru.  Persahabatan dan perdamaian didunia menjadi berkonfrontasi dengan negara serumpun mengganyang Malaysia. Pada masa Orde Lama itu muncullah apa yang dikenal dengan nama poros Jakarta-Pnom Penh - Hanoi- Peking – Pyong yang, dan berakhir pada klimaksnya peristiwa pemberontakan komunis dengan G. 30.S/PKI nya pada tanggal 30 September1965.

E. Penyimpangan pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia.
Dalam sepanjang perjalanan sejarahnya, ternyata politik luar negeri yang bebas aktif tersebut mengalami penyimpangan, yaitu pada masa pemerintah Orde lama (1960-1965). Pada masa tersebut Republik Indonesia semakin terikat pada blok komunis, sedangkan negara-negara blok Barat dimusuhi dan dicap sebagai “nekolim”, kolonialisme imperialisme gaya baru.
Persahabatan dan perdamaian didunia menjadi berkonfrontasi dengan negara serumpun mengganyang Malaysia. Pada masa Orde Lama itu muncullah apa yang dikenal dengan nama poros Jakarta-Pnom Penh - Hanoi- Peking – Pyong yang, dan berakhir pada klimaksnya peristiwa pemberontakan komunis dengan G. 30.S/PKI nya pada tanggal 30 September1965.





EGIATAN KELOMPOK SISWA  PRAKTEK KEWARGANEGARAAN

Petunjuk                :
          Buatlah kelompok diskusi yang beranggotakan 4 orang tiap kelompok, untuk menyelesaikan tugas dibawah ini. Selanjutnya presentasikan didepan kelas hasil dari tugas kelompok yang telah di selesaikan.

Kegiatan :
         










































Tidak ada komentar:

Posting Komentar